REVIEW GAME: TRAFFIC RIDER

Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh. Hai sobat gamers? Gimana nih kabarnya? semoga sehat wal afiat. Pada postingan saya kali ini. saya akan memberikan informasi mengenai REVIEW  GAME TRAFFIC RIDDER ANDROID. Langsung simak informasinya berikut ini..

[Review Game] Traffic Rider


Naik motor sambil ngebut asal-asalan emang seru banget. Ngerasain kencengnya angin, kebanggaan karena bisa nyalip-nyalipin kendaraan lain dan adrenalin yang berpacu sama cepatnya dengan laju sepeda motor kita bisa bikin lupa diri. Saking serunya, kadang-kadang bisa sampai lupa kalau di depan ada mobil yang lagi parkir-parkir santai di pinggir jalan. Kita berusaha menghindar, eh malah disambut sama trotoar yang sok akrab. Sampai akhirnya motor kita oleng, keguling dan muka kita bercumbu hangat dengan aspal.
Developer Soner Kara berusaha mensimulasikan pengalaman itu dalam bentuk mobile game yang disebut Traffic Rider. Dalam game ini, kalian akan mengendalikan seorang pengendara motor menggunakan kamera dari sudut pandang orang pertama. Gak senyata naik motor beneran sih, tapi seenggaknya kalau  jatoh di sini kita gak perlu mikirin biaya rumah sakit.
Honk honk.
Honk honk.
Traffic Rider memiliki sistem kontrol yang kurang lebih sama dengan game Asphalt kebanggan Gameloft, yang berarti dia sangat mengandalkan sensor gerak dari ponsel pintar kalian. Belok ke kiri dan kanan dikendalikan dengan cara memiringkan ponsel kalian sesuai arah yang diinginkan. Bagus sih, berarti game ini memanfaatkan perangkat mobile lebih dari sekedar buat wadah instalasi semata dan menghasilkan suatu pengalaman unik yang gak mudah ditiru di platform lain seperti PC misalnya. Tapi di saat yang sama, game kayak begini tuh ngeselin, gak bisa dimainin sambil tiduran. Coba aja, kendaraan kalian pasti guling-guling gak jelas kayak orang mabok kecap asin. Ini kekurangan yang sepele sih, tapi agak ngeselin karena game ini jadi susah dipakai buat teman nunggu insomnia pudar.
Di luar dari sistem kontrol dengan sensor gerak itu, Traffic Rider mengusung gameplay yang sederhana. Dia punya beberapa mode seperti career, endless, time trial dan free ride. Yang paling banyak variasinya adalah mode career, di mana kalian harus menyelesaikan stage-stage tertentu dengan objektif yang sudah ditentukan. Progres kalian di mode career nantinya menentukan mode-mode apa saja yang sudah terbuka untuk dimainkan. Selain itu, setiap menyelesaikan satu stage, kalian akan dapat uang yang bisa kalian gunakan untuk upgrade atau beli motor baru.
Biarpun punya banyak variasi objektif, tapi inti dari game ini sebenarnya cuma satu: jangan sampai nabrak mobil. Selama kalian berkeliaran di jalan, ada banyak banget mobil yang bakal mengganggu (tapi anehnya gak ada motor) dan walaupun nabrak dan jatuh gak selalu menghadirkan layar game over, tapi kebanyakan objektif gak bisa diselesaikan walaupun cuma jatuh satu atau dua kali karena masalah waktu yang gak cukup.
Ya, ada banyak objektif yang berpusat pada waktu di sini kayak ‘sampai garis finish sebelum 30 detik’ atau ‘balap 30 mobil sebelum 40 detik’. Dan halangan utama kalian dalam menyelesaikan objektif ini sudah pasti adalah mobil-mobil rusuh itu. Nah, masalahnya, mobil yang menghalangi kalian itu dimunculkan secara random, jadi gak nentu seberapa banyak halangan yang harus kalian antisipasi. Kadang jalanan sepi banget, kadang padet banget, kadang kalian gak bisa lewat sama sekali gara-gara ada empat mobil berjejer. Kalau udah begitu ‘kan kita mau gak mau harus ngerem dan nungguin mereka ngasih jalan. Kalau menurut saya sih itu agak kurang adil buat pemain.
Gimana cara kita nyalip empat alay yang baru pulang bimbel itu coba?
Gimana cara kita nyalip empat alay yang baru pulang bimbel itu coba?
Terlepas dari kekurangan-kekurangan sepelenya, Traffic Rider saya nilai cukup fun. Dia benar-benar dioptimalkan untuk perangkat mobile dengan pemanfaatan sensor gerak serta model gameplay yang pick ‘n play. Seru buat mengisi waktu luang dan gak akan terlalu banyak mengganggu produktivitas (kecuali kalian tipe yang kalau gagal menyelesaikan stage harus nyoba terus-terusan tanpa berhenti sampai berhasil).
 Demikianah postingan sy kali ini, semoga bermnfaat. Wassalam^^

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW GAME: PES CLUB MANAGER

REVIEW GAME: ASPHALT NITRO

REVIEW GAME: FIFA MOBILE ANDROID